‘Mengintip’ Persiapan Atlit  Renang Artistik Indonesia Jelang Asian Games 2018

Artistic Swimming? Kayaknya banyak deh dari kalian yang belum tau jenis olahraga akuatik ini, begitu juga diriku. Namun pertanyaanku sedikit banyak terjawab tatkala Mba Dian dari Viva.co.id mengajak aku meliput kegiatan pelatihan atlit renang tersebut.

Pada hari itu, Selasa (17/7/2018), Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) sedang mengadkan acara bertajuk Artistic Swimming Clinic for Coaches di Aquatic Stadium, Kawasan Gelora Bung Karno dengan mengundang sejumlah Media dan para Blogger.

Tepat pada pukul 01.30 siang wib saya tiba di area parkir Stadion. Di sana sudah ada Mba’ Dian bersama kru viva yang menyambut kami.Tidak berapa lama, satu persatu rekan blogger lainnya juga datang, setelah tim blogger komplit kami pun memasuki area Aquatic Stadium. Tau nggak, kesan pertama yang muncul di benakku ketika berada di dalam, wow…keren….areanya luas, lengkap, mewah dan futuristik. Desain atap Interiornya dibuat seperti ombak besar, mirip seperti yang ada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Desain Futuristik di Interior atap Stadion Akuatik GBK

Konon kabarnya, Stadion Akuatik GBK baru saja selesai direnovasi menjelang Asian Games 2018 dan dianggap sebagai salah satu venue Kolam Renang terbaik dunia. Memiliki empat kolam renang yang berukuran masing-masing ; renang (51,20 m x 25 m x 3 m), Polo Air (50 m x 25 m x 3 m), Loncat Indah (21 m x 25 m x 5 m) dan Pemanasan (20 m x 50 m x 1,4-2 m). Kolam Akuatik GBK ini bisa menampung sekira Stadion 8.000 penonton, yang dilengkapi plus tribun teleskopik, ruang pers, dan broadcasting. Semuanya berstandar international. Yang kerennya lagi, stadion ini memiliki sistem sky pool atau kolam renang dengan dinding panel-panel baja yang bertujuan agar beban tampung kolam lebih kuat dan lebih presisi dibanding beton.

Di sinilah seharian kami para blogger memantau dari dekat pelatihan oleh Jennifer Gray. Bagi blogger, mengunjungi tempat yang instagramable tidak lengkap rasanya jika tidak berswafoto ria. Aku mengeksplore setiap sudut ruangan, mumpung diberi waktu leluasa oleh panitia. Maklum Namanya juga blogger zaman now. 😀

Di pinggir kolam renang Loncat Indah, beberapa orang perempuan dewasa berkumpul sembari dengan serius dan seksama mendengar arahan demi arahan yang dibawakan Jennifer Gray, seorang pelatih Renang Artistik asal Inggris, berkelas dunia yang khusus didatangkan ke Indonesia oleh Pengurus Besar Persatuan Renang Indonesia (PRSI), Jennifer Gray adalah salah satu anggota Member of The Most Excellent Order of the British Empire dan juga perwakilan dari Federasi Renang Dunia (FINA).

Jennifer Gray, Pelatih Renang Artistik asal Inggris (kanan)

Di Jakarta, Jennifer didaulat mengisi training bertajuk Artistic Swimming Clinic for Coaches selama empat hari (14-18 Juli 2018), Pelatihan yang dikuti 21 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mereka terdiri dari para pelatih,wasit,juri dan mantan Atlit. Saat kami temui, Jennifer menjelaskan, bahwa potensi perenang (renang artistik) Indonesia sangat besar mengingat Indonesia memiliki kekayaan budaya seperti tarian, musik, ini modal yang baik dalam renang Indah. Jennifer juga berbagi wawasan tentang teknik-teknik yang benar dalam renang indah. Untuk mencapai prestasi maksimal, kata jennifer pembinaan atlit sudah harus dimulai pada usia sepuluh tahun, sehingga dapat mencapai best perfomance pada usia 20 tahun.

Selain Jennifer, di lokasi yang sama tampak hadir juga Kabid Media dan Promosi PRSI, Zoraya Perucha. Zoraya kepada blogger dan media menjelaskan, PB PRSI berharap prestasi renang artistik Indonesia bisa lebih baik dengan mendatangkan pelatih asing. “Kami (PRSI) serius mempersiakan untuk meraih prestasi sebaik-baiknya,” kata Zoraya. Saat ditanya, apa target di Asian games nanti, Ia mengatakan, harus lebih baik dari pencapaian SEA Games lalu, yang hanya meraih perunggu, harapannya lebih dari itu.Zoraya ingin renang Indah menjadi olahraga popoluer di Indonesia yang banyak diminati generasi muda. Pencarian bibit dan pembinaannya dan inovasi program terus dilakukan PB PRSI termasuk mendatangkan pelatih kaliber internasional ke Indonesia melatih pelatih lokal seperti yang hari ini dilaksanakan. Kita berharap, Indonesia mampu bersaing di level Asia bersama China dan Jepang.

Kabid Media dan Promosi PRSI, Zoraya Perucha sedang diwawancara Media

Untuk mengetahui respon peserta pelatihan, Saya mencoba menanyakan kepada salah satu peserta pelatihan bernama Dina asal Jawa Timur. Dina adalah mantan atlit renang Indah yang sedang merintis karirnya sebagai pelatih renang indah. Ia mengaku senang karena bisa mendapat ilmu baru dalam pelatihan. “inovasi baru, variasi latihan baru, teknik yang benar,” katanya. Dian akan membagikan ilmu yang diperoleh murid-muridnya di di jawa Timur. Hal yang sama dirasakan Danisa, salah satu Asisten pelatih renang Indah Nasional, “kami sangat senang dan bersemangat karena ini pertama kali nya cabang olahraga renang Indah diikut sertakan dalam Asian Games 2018. Serta Kami melakukan latihan renang 10x per minggu,” katanya.

Kendala kami kata Danisa adalah “kekurangan pelatih” mengingat banyaknya peserta atlit renang Indah khusus TimNas terdiri 8 orang. Selain itu yang nenjadi kendala ialah menyeimbangkan kemampuan antar atlit junior Dan senior.

Yang menarik hari itu, di lokasi yang sama, hadir sejumlah Atlit Timnas Renang Artistik yang akan dipersiapkan berlaga di Asian Games 18 Agustus – 2 September 2018 nanti. Muda, cantik dan berbakat. Mereka sempat unjuk kebolehan dengan sinkronisasi dan harmonisasi gerakan di dalam air yang sangat indah, semoga mereka bisa meraih medali emas, aamin.

Atlit Nasional Renang Artistik yang akan bertanding di  Asian Games 2018

Para Peserta Artistic Swimming For Coaches berfoto bersama Jennifer. G

Kalau Kita membaca sejarah, Renang Artistik berkembang pertama kali di Kanada pada tahun 1900-an kemudian diperkenalkan sebagai olahraga eksebisi pada Olimpiade Helsinki pada tahun 1952 dan baru mulai resmi dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles 1984.

Renang indah merupakan Salah satu dari 4 jenis olahraga akuatik diantaranyaPolo Air, Loncat Indah, dan Renang. Renang Indah (artistic swimming) atau sekarang dikenal renang artistik adalah olahraga yang menggabungkan unsur-unsur seperti renang, senam (balet), musik dan tarian.

Untuk menguasai dengan teknik renang artistik, perenang harus memiliki kemampuan atau teknik dasar berenang yang benar yang dipadu dengan kekuatan fisik, kelenturan tubuh, dan kemampuan aeorobik. Dan jangan lupa pandai mengatur nafas didalam air.

Sebagai olahraga dunia, Renang artistik bernaung dalam Federasi Renang International (FINA). Sementara di Indonesia, berada di naungan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).

Hanya saja, Indonesia harus mewaspadai China, Jepang sebagai negara kuat di Asia di nomor ini. Didukung pelatih yang handal, ditambah persiapan yang matang, Indonesia diyakini mampu mencetak prestasi membanggakan di level Asia, bahkan dunia, Insyallah.

So,  Ayo kita Dukung Bersama Asian Games di VIVA.co.id, 1newstainment sehingga Renang Artistik bisa Juara!!

Lihat Videonya di sini

foto /rezky warnaplus.com

 

Related Posts

About The Author

2 Comments

  1. Sisca Erika Carolina
    August 1, 2018
    • hattamksr@gmail.com
      August 1, 2018

Add Comment